Jumat, 17 Juni 2011

Invest Hemat

Lagi coba2 bisnis baru nih. Invest hemat. siapa tau bisa menambah ketebalan dompet :) .

Untuk yang berminat mencoba, luangkan waktu sedikit saja untuk mentransfer 20 rb-an sekali untuk seumur hidup. Klik disini :  http://www.investhemat.com/?id=yudiahmad

Selamat mencoba dan Semoga sukses.

Bisnis Paid To Click

Seperti kebanyakan orang, awalnya saya menilai Rp.50,- atau Rp.100,- adalah nilai uang yang sangat kecil. Hal itu yang membuat saya malas menjalankan bisnis ini. Sampai suatu saat saya diberitahu oleh salah seorang master PTC yang mengatakan bahwa investasi di PTC menguntungkan lho.. 

Mulai dari situlah saya mencoba sedikit demi sedikit berinvestasi di PTC. Dan setelah merasakan keuntungan maka sayapun mencoba mengajak teman untuk ikut bergabung di bisnis ini.

Berikut ini adalah 3 PTC terbaik indonesia yang layak untuk diikuti. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Pelajari sistemnya dan ambillah keputusan untuk berinvestasi. Saya akan memandu anda sampai mendapatkan keuntungan.






Selamat mencoba.

Selasa, 29 Maret 2011

Asal Usul nama PAPUA

Nama Papua, aslinya Papa-Ua, asal dari bahasa Maluku Utara. Maksud sebenarnya bahwa di pulau ini tidak terdapat seorang raja yang memerintah disini sebagai seorang bapak, itulah sebabnya pulau dan penduduknya disebut demikian.
Papa-Ua artinya anak piatu (Papa=bapak, Ua=tanpa). Dari sekian nama yang sudah disebut, Komite Nasional Papua pada tahun 1961, memilih dan menetapkan nama PAPUA., karena rakyat disini kelak disebut bangsa Papua dan tanah airnya Papua Barat (West Papua)

Senin, 28 Maret 2011

Asal "KOTEKA"

Asal mula koteka, tidak semua orang tahu, termasuk mereka yang mengenakannya. Menurut alm Paulus Wakey, mantan katekis Timeepa yang dulu pernah meneliti budaya orang Mee bersama antropolog Helkma, koteka berasal dari moyang orang yang mengenakannya itu sendiri. Tidak ada koteka impor. Konon katanya, dua orang bernama Emogiki Pane dan Emobeku Pane berbuat dosa di sebuah tempat yang disebut Egaidimi, lalu mereka diusir. Dan ketika itu para malaikat menyanyikan lagu: “Epeko benoo – epeko samouwii, puneko beno – puneko samouwi, gagako beno – gaga ko samouwi, didiko beno – didiko samouwi, peuko beno – peuko samouwi, sigimagako beno – sigimagako samougi, ediwaneko beno – ediwaneko samouwi, waneko beno – waneko samouwi, uwaikobeno – uwaiko samouwi”.


TUHAN Allah memberi nama Emogiki dan Emobeku karena berdua berbuat dosa yang berakibat Emo (darah), lalu pikiran berdua terbuka (Egaidimi) yang selanjutnya menjadi nama bukit. Sejak diusir itulah, kedua orang ini sadar bahwa mereka dalam keadaan telanjang. Awalnya mereka mencoba menutupinya dengan dedaunan, namun sejalan dengan perkembangan pola pikir (budaya), maka digantilah dengan koteka yang tumbuh subur di kebun mereka yang berpagar. Maka jadilah busana yang betul-betul menunjukan kejantanan seorang pria, moge bagi seorang wanita.

Sebenarnya, sebelum pikiran manusia pertama belum terbuka, tidak ada permusuhan, pertentangan, pertengkaran, percemoohan dan lain sebagainya. Segalanya hidup damai sentosa, aman dan rukun. Tidak ada pikiran (niat) untuk berbuat yang jahat, seperti mencuri, membunuh atau ular gigit manusia. Namun berkat godaan iblis itulah membuat Allah harus membuat pagar, untuk memeleh si iblis itu agar tidak masuk ke dalam tamannya.


Koteka dan moge adalah tanda bukti kesetiaan manusia kepada TUHAN, walaupun selanjutnya manusia harus menanggung beban penderitaan sebagai akibat dari pikiran independen yang telah dipilih. TUHAN Allah mengatakan, okei, kalau anda sudah berjanji untuk menuruti aku, berbuatlah setiap hari dengan ajaran-ajaranKu ini. Selanjutnya TUHAN Allah mengajarkan Kabo Mana yang didalamnya berbunyi: tide dimi (kesederhanaan, merendah), enaimo dimi (kebersamaan), ide dimi (bersemangat), ipa dimi (mengasihi sesama), ahoo dimi (rajin, telaten), dan wadoo dimi (membangun).

Sekali lagi, hargailah Koteka Peiyo itu, jangan lihat koteka dari pandangan miris, lihatlah koteka sebagai bukti kesetiaan manusia terhadap ajaran Kabo Mana (ajaran dasar hidup) yang sudah ada sejak turun-turun.

Selasa, 22 Maret 2011

Baru entri asal2an

eh, tra bisa buat entri yang lebih bagus kah
Asal sekali. ingat kalo usul jangan asal, kalo asal jangan tambah2 kata2 tra jelasmu disini.  bingung kan